7 Alasan Malaikat Jibril Iri dengan Manusia

7 Alasan Malaikat Jibril Iri dengan Manusia 

  1. 1.      Memberikan air kepada orang lain

 

Hal nomor satu yang menyebabkan malaikat Jibril iri terhadap manusia yaitu manusia dapat memberikan air kepada orang lain dan tentunya itu bernilai kebaikan.

Suatu ketika ada seekor anjing yang sangat kehausan, anjing itu sudah hampir tak sanggup menahan hausnya. Lalu ia bertemu seorang perempuan yang mana perempuan tersebut pernah melakukan dosa besar. Perempuan itu melihat anjing yang tampak sangat kehausan, dan dengan keikhlasannya ia memberikan air kepada anjing tersebut. Seketika itu pula dosa-dosa perempuan tersebut dihapuskan.

Coba kita perhatikan cerita tersebut. Seorang perempuan yang telah melakukan dosa besar memberikan air dengan ikhlas pada seekor anjing yang kehausan. Kita semua tahu bahwa dosa besar membutuhkan usaha besar untuk menghapuskannya dan kita juga tahu bahwa anjing adalah hewan yang diharamkan karena air liurnya yang najis. Hanya  dengan memberikan air kepada anjing, dosa perempuan itu dihapuskan.  Bagaimana jika kita memberikan air kepada hewan yang dihalalkan, berapa banyak kebaikan yang kita dapat, dan bagaimana jika kita memberikan air kepada manusia, berapa banyak kebaikan yang kita dapat. Belum lagi jika kita memberikan makanan kepada hewan dan memberikan makanan kepada manusia, berapa banyak kebaikan yang kita dapat. Tentu saja berlipat-lipat kebaikan yang kita dapat. Subhanallah, Maha Suci Allah dengan segala Kemurahan-Nya.

 

  1. 2.      Duduk bersanding dengan ulama

 

Lho kok bisa? Alasannya yaitu karena jika kita bersanding dengan ulama dalam artian jika kita bergaul dengan ulama maka sifat kita akan cenderung “ketularan” baik. Karena setiap perkataan dari seorang ulama Insya Allah adalah perkataan yang baik dan tidak mubazir, dan kebanyakan perkataan ulama itu mengandung nilai ilmu. Jadi jika kita bergaul dengan ulama maka kebaikan-kebaikan akan “tertular” kepada kita.

  1. 3.      Menyantuni anak yatim

 

Menyantuni anak tatim adalah hal berat namun mulia. Seperti penjelasan nomor satu, memberikan air kepada orang saja sudah bernilai kebaikan, apalagi jika kita menyantuni anak yatim, tentu saja kebaikannya berlimpah. Alasannya, menyantuni anak yatim sama dengan kita memberikan makanan dan kehidupan kepadanya. Serta jika kita santuni terus menerus, maka mereka (anak yatim) akan mendoakan hal-hal yang baik bagi kita.

  1. 4.      Sholat Berjamaah dengan imam

Seperti yang kebanyakan orang ketahui, sholat berjamaah kebaikannya bernilai 27, berbeda dengan sholat munfarid yang hanya bernilai 1 kebaikan. Kebaikan yang berlipat itulah yang menjadikan sholat berjamaah istimewa.

  1. 5.      Menjenguk orang sakit

Dengan menjenguk orang sakit nilai kebaikan akan berlipat. Jika nilai sebuah niat saja dinilai sebuah kebaikan apalagi jika dikerjakan. Dalam menjenguk orang sakit tentu saja kita mendoakan orang yang sakit agar cepat sembuh, itu juga bernilai kebaikan, dan orang yang sakit tentu saja juga mendoakan hal-hal baik bagi orang yang menjenguknya, yang akan didengar oleh Allah. Selain itu menjenguk juga salah satu jalan untuk mempererat tali silaturahmi.

  1. 6.      Mengantarkan Jenazah

Dari kata di atas pasti yang terbayang di benak teman-teman adalah hal yang ngeri, namun justru itulah yang bernilai kebaikan. Barang siapa yang menganterkan jenazah sampai ke liang lahat itu adalah kebaikan selain itu mengantarkan jenazah dapat meningkatkan ibadah kita. Lho kok bisa? Ya bisa, dengan mengantarkan jenazah tentu saja kita akan tersadar jika hidup di dunia itu ada batasnya. Mengingatkan bahwa kita adalah calon penghuni kubur, dengan kita akan tergugah unutk senantiasa beribadah kepada Allah.

  1. 7.      Mendamaikan dua orang yang berselisih

Silaturahmi adalah hal yang penting. Ada pepatah yang mengatakan bahwa 1000 teman terasa sedikit 1 musuh terlalu banyak. Pepatah tersebut menunjukkan bahwa silaturahmi itu sangant penting. Dalam juga telah diatur bahwa kita dilarang untuk bermusuhan selama lebih dari 3 hari. Dengan mendamaikan dua orang yang berselisih, sama artinya kita sudah menegakkan Syariat Islam, dan orang orang yang kita damaikan tentu saja akan mendoakan orang yang telah mendamaikan sehingga bernilai kebaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s